Kata Baku KBBI

MJ cuma mau ngesave kata-kata baku dari KBBI yang selama ini sering kita salah eja, sangat berguna saat membuat surat-surat resmi, daripada hilang, mending MJ save di Blog aje.. dan mungkin berguna juga buat yang membaca, kalau ada salah ketik, tolong dikoreksi yach.. thanks.


Kata yang sering salah dieja


Daftar ini disusun menurut urutan abjad. Kata pertama adalah kata baku menurut KBBI (kecuali ada keterangan lain) dan dianjurkan digunakan, sedangkan kata-kata selanjutnya adalah variasi ejaan lain yang kadang-kadang juga digunakan.


aktif, aktip

aktivitas, aktifitas

al Quran, alquran

analisis, analisa

Anda, anda

apotek, apotik (ingat: apoteker, bukan apotiker)

asas, azas

atlet, atlit (ingat: atletik, bukan atlitik)


bus, bis

besok, esok

diagnosis, diagnosa

ekstrem, ekstrim

embus, hembus

Februari, Pebruari

frekuensi, frekwensi

foto, Photo


gladi, geladi

hierarki, hirarki

hipnosis (nomina), menghipnosis (verba), hipnotis (adjektiva)

ibu kota, ibukota

ijazah, ijasah

imbau, himbau

indera, indra

indragiri, inderagiri

istri, isteri

izin, ijin


jadwal, jadual

jenderal, jendral

Jumat, Jum’at

kanker, kangker

karier, karir

Katolik, Katholik

kendaraan, kenderaan

komoditi, komoditas

komplet, komplit

konkret, konkrit, kongkrit

kosa kata, kosakata

kualitas, kwalitas, kwalitet

kuantitas, kwantitas

kuitansi, kwitansi

kuno, kuna

lokakarya, loka karya


maaf, ma’af

makhluk, mahluk, mahkluk (salah satu yang paling sering salah)

mazhab, mahzab

metode, metoda

mungkir, pungkir (Ingat!)

nakhoda, nahkoda, nakoda

narasumber, nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain)

nasihat, nasehat

negatif, negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa)

November, Nopember


objek, obyek

objektif, obyektif/p

olahraga, olah raga

orang tua, orangtua

paham, faham

persen, prosen

pelepasan, penglepasan

penglihatan, pelihatan; pengecualian

permukiman, pemukiman

perumahan, pengrumahan; baik untuk arti housing maupun PHK

pikir, fikir

Prancis, Perancis

praktik, praktek (Ingat: praktikum, bukan praktekum)

provinsi, propinsi

putra, putera

putri, puteri


realitas, realita

risiko, resiko

saksama, seksama (Ingat!)

samudra, samudera

sangsi (=ragu-ragu), sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar, salah)

saraf, syaraf

sarat (=penuh), syarat (=kondisi yang harus dipenuhi)

sekretaris, sekertaris

sekuriti, sekuritas [2]

segitiga, segi tiga

selebritas, selebriti

sepak bola, sepakbola

silakan, silahkan (Ingat!)

sintesis, sintesa

sistem, sistim

sorga, surga, syurga

subjek, subyek

subjektif, subyektif/p

Sumatra, Sumatera

standar, standard


tanda tangan, tandatangan

tahta, takhta

teknik, tehnik

telepon, tel(f/p)on, telefon, tilpon

teoretis, teoritis (diserap dari: theoretical)

terampil, trampil

ubah (=mengganti), rubah (=serigala) — sepertinya kedua-duanya berlaku

utang, hutang (Ingat: piutang, bukan pihutang)

wali kota, walikota

Yogyakarta, Jogjakarta

zaman, jaman

Comments

  1. Waaaw manteep... penting banget ne, masalahnya banyak bahasa2 baru yg beredar sekrang... Ga lucukan msk surat resmi, terus tulisan plus isinya Alay2, jiehhehee.....

    Nice post kak, bermanfaat banget ne...!!!

    ReplyDelete
  2. @TM: Waaaaw +_+ hehe :P iya bang TM, kalau surat cinta bolehlah ya isinya alay-alay, wkwkwk.. Seneng bisa bermanfaat, thanks bang TM.

    ReplyDelete
  3. Oh yang bener jadwal ya, kirain jadual, hehe..

    Info ini pasti bermanfaat buat yang benar2 butuh. Dan akan selalu dicari. Sepintas sepertinya sepele, tapi sebenarnya penting;

    ReplyDelete
  4. @Masbro: kalo saya sering salah: paham n risiko,, iya nih, makanya saya save mas.. :)

    ReplyDelete
  5. sayangnya sayangnya sayangnya ... blog saya tidak menggunakan kata baku :D

    ReplyDelete
  6. @Jhon Terro: sayangnya blog saya juga mas.. ini buat kepentingan diluar dunia blog saja,hehe.

    ReplyDelete
  7. hahaha.. kayaknya aku banyak salah nih kalo menulis, :D
    Kebiasaa kita kan suka yang enak di mulut,, :D

    ReplyDelete
  8. waow, berasa balik ke jaman SMP dulu deh... kangen berbahasa indonesia lagi..

    eh tapi kadang udah tau tapi tetep disengaja begitu loh!. maksudnya biar gaul..hanya saja kalo di tulisan resmi sepertinya kudu pake yang baku deh..

    ReplyDelete
  9. @masyhury: hehe,, saya juga ternyata sering banyak salah tuh kata-kata diatas.
    btw, mas juga ada salah eja juga tuh komennya : kebiasaan, kebiasaa heheee,peace ^_^v

    @Gaphe: waow juga, iya mas...palagi yang pake bahasa alay2an,, cappeee dee..

    ReplyDelete
  10. Aktif --> Ativitas ya yang benar? Kok bukan Aktifitas ya?

    ReplyDelete
  11. akhir-akhir ini di surat kabar nasional sering menulis kata 'KARUT MARUT' padahal setahu saya dulu 'CARUT MARUT' entah mana yang benar...

    ReplyDelete
  12. wah mantap makasi miss atas infonya..bener kadang kita sering bingung dalam nulis,,sebenarnya yang bener bagaimana sih hihi ngaku orang indo tapi g ngerti bahasa indo yang baik dan benar :D

    ReplyDelete
  13. jadi ingat bangku sekolahan dulu..... hehehe
    postingan yang bermanfaat neh kak Mj... ^__^

    ReplyDelete
  14. @Isnuansa: Waaa...blogger terkenal bisa mampir ke blog saiya,,, huhuuu,,senengnya,, makasih ya mbak sempetin dateng ^_^ . yang saya baca dari situs p2kp.org gini mbak:

    Aktif ---> Aktivitas

    Berhubung aktif merupakan serapan dari kata "active", maka ketika ditambahkan akhiran, ia tidak lagi menggunakan "f", melainkan "v", menjadi AKTIVITAS

    Begitu juga dengan:

    Produktif ---> PRODUKTIVITAS, bukan produktifitas.

    ReplyDelete
  15. @joe:

    mas, ini J dapet dari literatur-bahasawan.blogspot.com/2010/10/carut-marut-versus-karut-marut-sobat.html

    penggunaan istilah carut-marut untuk menyebut sebuah tatanan yang lagi tak beraturan sebenarnya keliru. Hal tersebut karena carut-marut sebenarnya lebih mengacu sebatas pada perkataan. Yuk, kita cermati kutipan lema carut-marut dari si pintar Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa terbitan Gramedia Pustaka Utama di halaman 246.
    carut (a) keji, kotor, cabul (tentang perkataan)
    carut-marut (n) bermacam-macam perkatan yang keji

    Carut-marut juga diistilahkan sebagai luka. Berikut definisi yang lain.

    carut (n) luka bekas goresan
    carut-marut (n) segala coreng-moreng (bekas gorean); goresan yang tidak keruan arahnya.
    Contoh kalimat: Muka korban penuh dengan carut-marut dan berdarah.

    Nah, apabila kita baca sekali lagi berita-berita yang dipaparkan di awal, dan kita artikan makna carut-marut sebagaimana yang telah diterangkan oleh KBBI Pusba, tentu menyisakan atmosfer "horor" dan tidak berterima. Tentu penulis berita tidak berniat mengatakan bahwa manajerial di pasar tradisional di Garut memiliki muka yang menakutkan karena ada bekas luka ataupun bertutur kata cabul atas pemberitaan Manajemen Pasar Tradisional di Garut Carut Marut. Begitu halnya si arsip tidak mungkin bisa berkata kasar dan bermuka serem—karena ia sebatas benda mati tak berekspresi—atas pemberitaan Arsip Tanah di Kantor Pemakaman Carut-marut, Hakim Marahi Saksi.

    Kawan....
    Pemilihan diksi yang tepat untuk konteks wacana terkait keadaan tak beraturan, kacau-balau, tak semestinya adalah karut-marut. Memang dua istilah kata ulang tersebut umpama saudara kembar bak pinang di belah kampak :). perbedaan sekadar di huruf awal, c dan k.

    Yuk, kita buka kembali KBBI Pusba di lema karut-marut yang terletak di halaman 629.

    karut (v) kusut; kacau
    karut-marut (a) 1 kusut (kacau) tidak keruan; rusuh dan bingun (tentang pikiran, hati, dan sebagainya); banyak bohong dan dustanya (tentang perkataan dan sebagainya); 2 berkerut-kerut tidak keruan (tentang muka, wajah, dan sebagainya)

    Dengan berpedoman pada pembatasan istilah carut-marut dan karut-marut di KBBI Pusba tersebut, semoga saja pemilihan diksi yang tidak tepat di laman berita ataupun di siaran berita televisi/radio makin berkurang dan akhirnya semua pemangku kepentingan menerapkan pemakaian bahasa Indonesia yang tepat, elegan, dan ciamik.

    Semoga membantu mas joe. ^_^

    ReplyDelete
  16. @Kang ian: iya nih, bener banget mas..

    @Yhantee: iya yanthee... thanks yach. :)

    ReplyDelete
  17. ya ampun selama ini selalu mengira nahkoda ternyata nakhoda..
    emm banyak jg yah, bisa jadi catetan nih biar ga salah2 lagi..tq infonya mj :)

    ReplyDelete
  18. iya, yah.., stlum baru sadar, kdang bahasa sama tulisan'y,, ejaan'y bisa berbeda yah..
    terima kasih: makasi sharing'y MJ.. :p

    ReplyDelete
  19. @dv: iya vi, MJ jg sering salah ternyata, thanks ya dv:)

    @stroomz: sempet bingung 'stlum' tu kpanjangan apa, o ternyata namanya yah:D , ok d, terima kasih kembali: thanks back stlum:p

    ReplyDelete
  20. Sepertinya harus aku bookmark nih, jika suatu saat aku butuh tinggal buka... hehehe

    ReplyDelete
  21. Thanks for sharing... pasti banyak sekali manfaatnya.

    ReplyDelete
  22. Sepertinya shasa masih sering salah tulis deh...

    ReplyDelete
  23. Mantap MJ. Gue save ah. Biar nggak salah kata :)

    ReplyDelete
  24. @catatan kecilku, the orhers, place to study: wah, thanks yach,,, seumur2 baru kali ini deh kyanya blogku dibookmark kan,hehe.

    @iam: Mantap lah,, MJ gitu.. hahaa :D

    ReplyDelete
  25. Karier sama aktivitas soalnya keluar di UN tahun ini dan sedih ternyata salah aaaaaah

    ReplyDelete
  26. bagus nih informasinya, tata bahasa sering kali salah....

    ReplyDelete
  27. sangat membantu kemampuan kita dalam berbahasa Indonesia.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tempat Makan Enak di Tanjungpinang

Obat Sariawan Bagus